Tugas Maba PKKMB FE UNY 2020 (Resume Talkshow)

Nama : Nanda Sijilaksono Putri

Gugus : Desa Wisata Tembi


TALKSHOW KEMAHASISWAAN DAN ORMAWA FE UNY

Narasumber 1 : Ade Risqi Baskoro (Ketua BEM KM FE UNY 2020)

Narasumber 2 : Andy Dwiki Iranda (Founder @lingkar_cendekia)

Tips bagi waktu menurut kakak-kakak adalah yang pertama yaitu komitmen, yang kedua tetapkan tujuannya/aturan mainnya bagaimana, yang ketiga adalah tetap fokus dengan yang dikerjakan sehingga pekerjaan cepat selesai dan punya waktu untuk mengerjakan yang selanjutnya.

Seberapa penting ikut organisasi? Sangat penting karena di ormawa lah tempat kita untuk menemukan jati diri & kedewasaan. Dan di organisasi kita bisa menemukan keluarga baru dan membangun banyak relasi. Ormawa di FE UNY ada 10, yaitu BEM, DPM, INSPIRE, KRISTAL, Al-Fatih, Hima Manajemen, Hima Akuntansi, Hima Pend. Ekonomi, Hima Pend. Akuntansi, Hima PADP,

Pengalaman berkesan di ormawa menurut kak Ade adalah saat persiapan PPKMB 2020 karena awalnya sudah plan untuk offline dan sebagainya. Namun, karena adanya covid dan pandemi maka dirubah total yang awalnya offline jadi online 80% kegiatannya.

Arti mahasiswa berprestasi menurut kakak-kakak adalah mempunyai prestasi di bidang akademik contohnya IPK cum laude dan prestasi di bidang sosial seperti interaksi antara dosen & mahasiswa.

Predikat mahasiswa berprestasi merupakan tekanan tetapi juga merupakan motivasi. Tekanan karena kita harus dituntut tetap bagus dan tetap berprestasi. Motivasi karena kita mahasiswa berprestasi berarti kita ada role player bagi mereka, memotivasi mereka untuk berprestasi seperti kita.

Tips untuk menjadi mahasiswa berprestasi adalah ber-mainset bahwa kita harus begini atau begitu kita sudah tahu lalu fokus pada diri sendiri, tidak lupa berdoa dan kalau mau berprestasi jangan setengah-setengah harus totalitas.

Dunia proffesional kedepan seperti apa? Perusahaan kedepan cenderung menerapkan efektif & efisien. Maka kita harus seperti itu, kerja cepat namun akurat dan simple.

Cara kita personal branding menurut kakak, yaitu balik lagi ke kita pingin dikenal sebagai apa lalu susun langkahnya sampai tahap evaluasi. Dimasa muda fokusnya ke peluang.

Sebagai mahasiswa kita harus aktif karena masa ini sangat penting yaitu masa kita untuk menempa diri akan menjadi orang seperti apa dimasa depan.


TALKSHOW PENGENALAN LINGKUNGAN AKADEMIK FE UNY

Narasumber : Prof. Setiabudi Indartono

Universitas mempunyai kurikulum baru dari Permendikbud No.3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Tentang Perguruan Tinggi yaitu "Kampus Merdeka" dengan memberikan hak kepada mahasiswa untuk belajar tiga semester di luar program studi.berlaku untuk mahasiswa S1 dan Diploma.

Perguruan tinggi wajib memberikan hak bagi mahasiswa untuk secara sukarela (dapat diambil atau tidak):

  • Dapat mengambil sks di luar perguruan tinggi sebanyak 2 semester (setara dengan 40 sks)
  • Ditambah lagi, dapat mengambil sks di prodi yang berbeda di PT yang sama sebanyak  1 semester (setara dengan 20 sks)
SKS adalah singkatan dari satuan kredit semester. Sistem SKS ini digunakan umumnya di perguruan tinggi. Dengan sistem ini, mahasiswa dimungkinkan untuk memilih sendiri mata kuliah yang akan ia ambil dalam satu semester. SKS digunakan sebagai ukuran:

  • Besarnya beban studi mahasiswa.
  • Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha belajar mahasiswa.
  • Besarnya usaha belajar yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan suatu program, baik program semesteran maupun program lengkap.
  • Besarnya usaha penyelenggaraan pendidikan bagi tenaga pengajar.
Seorang mahasiswa dapat dinyatakan lulus apabila telah menyelesaikan jumlah SKS tertentu. Misalnya program sarjana (S1) mempersyaratkan mahasiswanya untuk menyelesaikan 144 - 160 SKS, Program D3 mempersyaratkan 110 - 120 SKS. Harga 1 SKS untuk kegiatan kuliah setara dengan beban studi tiap minggu selama satu semester, terdiri dari: 

  • 1 jam kegiatan terjadwal (termasuk 5-10 menit istirahat)
  • 1-2 jam tugas terstruktur yang direncanakan oleh tenaga pengasuh mata kuliah bersangkutan, misalnya menyelesaikan pekerjaan rumah, tugas pembuatan referat, menerjemahkan suatu artikel, dan sebagainya.
  • 1-2 jam tugas mandiri, misalnya membaca buku rujukan, memperdalam materi, menyiapkan tugas, dan sebagainya. 
Besaran tersebut bisa berbeda untuk kegiatan belajar lainnya, seperti praktikum, seminar, kerja lapangan, penelitian, atau penulisan skripsi. Baik teori maupun praktik masing-masing memiliki tugas mandiri, ujian tengah semester dan ujian akhir semester.

Kegiatan pembelajaran di luar prodi :

  • Magang/praktik industri
  • Mengajar di sekolah
  • Proyek kemanusiaan
  • Studi/proyek independen
  • Wirausaha
  • Penelitian/riset
  • Pertukaran Pelajar
  • Proyek di desa
Beban Belajar (146-156) SKS

  1. Kuliah Kerja Nyata : 6 (enam) sks.
  2. Praktik Kependidikan : 6 (enam) sks.
  3. Praktik Industri atau Praktik Kerja Lapangan : 6 (enam) - 20 (dua puluh) sks
  4. Tugas Akhir : 8 (delapan) sks

TALKSHOW MAHASISWA ENTREPRENEUR

Narasumber : Ghozwan Bahrey Al Farisy (owner @fresher58)

Entrepeneur adalah seorang wirausahawan yang bisa membaca peluang, kreatif, dan bisa membuat sesuatu yang diminati walau banyak dan besar resikonya. Alasan terjun ke wirausaha karena butuh uang dan ketika ingin memenuhi sesuatu yang diinginkan ya harus mencari uang sendiri. 

Tidak semua usaha itu instan karena semua itu butuh proses. Bahkan dulu pernah jual motor untuk usaha laundry sepatu. Awalnya dari menjual sepatu dan hasilnya untuk riset produk dan akhirnya jadilah beberapa produk. Pentingnya untuk terjun kewirausahaan kalau bisa lebih bagus lagi jika bisa mengedukasi, merekrut, dan menolong orang. Pengalaman paling diingat saat keluarga tidak punya uang untuk makan, utang sudah banyak tetapi yang paling penting jangan sampai miskin hati dan pikiran. Bisnis tidak melulu tentang cuan, yang paling penting itu adalah relasi. Karena dulu Tuhan pernah membuat bangkrut perusahaan ayah dengan gampangnya jadi sekarang sudah tahu apa saja yang dihadapi agar tidak kembali terpuruk seperti dulu lagi.

Sebagai mahasiswa ya sangat sibuk, karena harus mengatur waktu antara akademik dan bisnis dan tidak jarang ada yang harus dikorbankan. Bikin jadwal mau apa-apa selalu di hp. Yang penting kalau mau berbisnis jangan ragu, harus yakin. Kalau ragu tidak bakal jadi, dan ketika kalian memiliki banyak kegagalan kalian bakal tau celah kegagalan sehingga bisnis kalian bisa maju dan berkembang.


TALKSHOW SOCIOPRENEUR

Narasumber : Andika Mahardika (owner @agradaya)

Agradaya, Agra dari agraria dan Daya itu berdaya. Semoga pertanian di Indonesia semakin berdaya.
Di Instagram @agradaya punya kak Dika banyak cerita tentang pertanian. 

Sekarang, Pertanian di Indonesia sedang miris, karena petani sekarang sudah sepuh, sedangkan penerus petani dan peminatnya kurang. Dan rata rata pendapatan petani kurang dari 500 ribu, itu sangat miris. Sedangkan negara ini negara agraris dan angkanya itu berbanding terbalik dari kesejahteraan rakyat petani.

Bisnis itu nature nya harus sosio, bisnis itu harus memandang sekitar apakah merugikan atau menguntungkan orang sekitar atau lingkungan dan lainnya. Sekarang itu kita harus berbagi peran bersama petani. 

Awal 2014 mulainya, pertama yang kak Dika lihat itu pertanian. Dan miris saat melihat hasil panen seperti kunyit di hargai 2000 sekilo. Lalu timbul ide agar bagaimana caranya supaya menjadi layak panen. Dan ini itu biasanya timbul karena pintu hati, seperti melihat kejadian dan kak Dika sadar apa nih yang salah apa nih yang harus di perbaiki dan akhirnya  mendirikan @agradaya pada tahun 2014.

Sosial preneur itu seperti bisnis umumnya, kita butuh untung juga.
Jogja itu memiliki tingkat penghasilan terendah, tapi di Jogja memiliki tingkat kemungkinan penghasilan tinggi. Akhirnya kak Dika riset ke desa lalu bertemu ibu Poniyah yang saat dia lapar dia hanya ke kebun masak singkong dengan minyak yang dia buat sendiri. Nah dari kejadian itu oleh World Bank tidak di catat sebagai penghasilan. Dan kak Dika tinggal di desa itu sangat bahagia, karena apa yang di desa tidak bisa didapatkan di kota.

Apa itu fair trade, itu istilah kerjasama terbuka dan adil. Biasanya yang menentukan harga itu tengkulak bukan petani hpp. Jadi petani saat padinya masih hijau sudah di beli oleh tengkulak entah karena petani butuh untuk kebutuhan apa. Akhirnya kak Dika hitung mulai dari biaya bibit sampe tenaga. Di situlah awalnya fair tradePendekatan petani kita biasa melakukan pendekatan personal, dengan awal izin akan melakukan riset. Profit dalam usaha social preneur bukan indikator utama.
Kami juga di dukung oleh beberapa organisasi, waktu itu dari Australia sempat dapat 700 juta an.
Langkah nya mulai social preneur, mulailah dari yang deket. Bisnis itu sebisa mungkin jangan sendirian, cobalah kolaborasi. Sama seperti saya kak Dika, belajar atau kolaborasi dengan yang sudah ahli dulu awal mulai. Dan kak Dika sangat sepakat dengan silaturahmi melebarkan pintu rejeki.

Indonesia itu negara banyak masalah, dari pendidikan, penghasilan, dan lain lain. Nah, seharusnya banyak mahasiswa yang ambil peran mengatasi masalah sosial yang banyak di Indonesia. Dan coba lah lihat di sekitar ada masalah apa lalu coba ajak teman untuk meriset.

Mahasiswa itu piramida paling atas, lalu harusnya kita memanfaatkan posisi di atas untuk menolong di yang bagian piramida bawah atau yang miskin. Jadi manfaatkanlah ilmumu agar bermanfaat untuk orang lain, jadi saat di tanya Allah untuk apa ilmumu maka ilmumu akan bermanfaat untuk orang lain.

Komentar